Go to full page →

Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji? SPM 76

Padaku telah ditunjukkan kasus-kasus dari mereka yang mengaku percaya pada kebenaran, yang telah membuat kesalahan besar dengan menikahi orang yang tidak seiman. Pengharapan ditanamkan oleh mereka bahwa pihak yang tidak percaya akan mengenggam kebenaran, tetapi setelah tujuannya diperoleh, dia lebih jauh dari kebenaran daripada sebelumnya. Dan lalu mulai pekerjaan penyesatannya, upaya berkelanjutan dari musuh untuk menarik orang yang percaya dari iman. {LYL 80.1} SPM 76.1

Banyak yang sekarang kehilangan minat dan kepercayaannya pada kebenaran karena memasukkan orang yang tidak percaya dalam hubungan dekat dengan diri mereka. Mereka menghirup atmosfir keraguan, mempertanyakan dan ketidaksetiaan. Mereka melihat dan mendengar ketidakyakinan dan akhirnya mereka menanamkannya. Beberapa mungkin punya keberanian untuk menolak pengaruh- pengaruh ini, tetapi dalam banyak kasus iman mereka secara tidak terlihat digoyang dan akhirnya dihancurkan. {LYL 80.2} SPM 76.2

Setan tahu benar saat dimana banyak pernikahan antara pria dan wanita muda menutup sejarah dari pengalaman kerohanian mereka dan kebergunaannya. Mereka kehilangan pandangan pada Kristus. Mereka mungkin dapat untuk sesaat membuat sebuah usaha untuk menghidupkan sebuah kehidupan Kristen, tetapi semua perjuangan mereka dibuat melawan sebuah pengaruh yang konstan dari arah berlawanan. Ada suatu ketika itu adalah sebuah kesempatan dan sukacita bagi mereka untuk membicarakan iman dan pengharapan mereka, tetapi mereka menjadi tidak bersemangat untuk mengemukakan masalah itu karena mengetahui bahwa orang dimana mereka menghubungkan takdirnya tidak punya ketertarikan akan hal itu. Sebagai hasilnya iman dalam kebenaran yang besar itu mati keluar dari hati dan Setan diam-diam memasukkan sebuah jaringan skeptisnya. {LYL 80.3} SPM 76.3

Orang yang percaya beralasan bawah dalam hubungan barunya dia harus menyesuaikan pada pilihan pendampingnya. Keplesiran dunia dan sosial dilindungi. Awal mulanya ada kesungkanan besar melakukannya, tetapi ketertarikan akan kebenaran jadi semakin berkurang, dan iman ditukarkan menjadi keraguan dan ketidakpercayaan. {LYL 81.1} SPM 77.1

Apa yang seharusnya setiap orang Kristen lakukan saat dibawa pada posisi yang mencobai yang mengetes prinsip kebenaran rohani? Dengan sebuah keteguhan yang patut ditiru dia harus berkata terus terang, “Aku seorang Kristen yang taat. Saya percaya hari ketujuh dalam satu minggu sebagai Sabat dari Alkitab. Iman dan prinsip kita seakan membawa kita pada arah yang berlawanan. Kita tidak dapat bahagia bersama, karena jika aku hendak memperoleh pengetahuan yang lebih sempurna akan kehendak Tuhan, saya harus menjadi semakin berbeda dengan dunia. Kalau kamu berlanjut untuk terus tidak melihat kebaikan dalam Kristus, tidak ada ketertarikan pada kebenaran, kamu akan mengasihi dunia, yang mana tidak kukasihi, sementara saya menyukai hal-hal dari Tuhan yang kamu tidak mungkin sukai. {LYL 81.2} SPM 77.2

Kamu tidak akan bahagia, kamu akan iri akan perasaan yang aku berikan pada Tuhan, dan aku akan sendirian dalam iman kepercayaanku. Saat pandanganmu telah berubah, saat hatimu menangapi kehendak Tuhan, dan kamu mempelajari lebih mengenai kasih Juru Selamatku, barulah hubungan kita mungkin dapat diperbarui. {LYL 81.3} SPM 77.3

Orang percaya dengan demikian membuat sebuah pengorbanan bagi Kristus yang mana disetujui akal budinya, dan yang mana menunjukkan bahwa dia menghargai hidup kekal terlalu besar untuk lari pada resiko kehilangan hal itu. Dia akan berpikir adalah lebih baik untuk tetap tidak menikah daripada menyatukan kepentingannya dalam sebuah kehidupan dengan seseorang yang lebih memilih dunia daripada Yesus. {LYL 81.4} SPM 77.4

Akankah dia yang mencari untuk kemuliaan, penghargaan, kekekalan dan hidup abadi membuat sebuah ikatan dengan orang lain yang menolak untuk terdaftar dengan para pasukan salib Kristus? Akankah kamu yang mengakui untuk memilih Kristus sebagai tuanmu dan untuk menurut padanya dalam segala sesuatu menyatukan kepentinganmu dengan dia yang dipimpin oleh pangeran kuasa kegelapan? “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?” {LYL 81.5} SPM 78.1

Ratusan orang telah mengorbankan Kristus dan surga sebagai hasil dari menikahi orang yang tidak bertobat. Apakah kasih dan persekutuan dengan Kristus dihargai sedemikan rendahnya oleh mereka sehingga mereka lebih memilih pertemanan dengan manusia fana yang menyedihkan. {LYL 81.6} SPM 78.2

SURAT PADA ROSE BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH- MASALAH YANG MUNGKIN PALING BERBAHAYA BAGI PADA GADIS MUDA - MASALAH MENIKAHI SEORANG YANG TIDAK BERIMAN. MASALAH INI TENTUNYA ADALAH SALAH SATU TANTANGAN PALING SERIUS BAGI SEBUAH PERNIKAHAN KRISTEN YANG BERBAHAGIA. {LYL 82.1} SPM 78.3

POIN YANG ELLEN WHITE PERTIMBANGAN DENGAN ROSE ADALAH PENTING UNTUK DIPIKIRKAN SETIAP GADIS - “JANGAN DENGARKAN JANJI APAPUN” MASALAH KOMITMEN ROHANI ADALAH PALING BAIK DISELESAIKAN SEBELUM PERNIKAHAN, BUKAN SETELAHNYA. SEPERTI DISARANKAN DALAM SURAT INI—“INI ADALAH MASALAH HIDUP ATAU MATI” {LYL 82.2} SPM 78.4

Copenhagen, Denmark

3 Juni 1887

Rose terkasih,

Saya mendengar bahwa kamu hendak menikahi seorang pria yang bukan orang percaya. Saya tidak dapat menulis padamu sebuah surat yang panjang, tapi saya akan mengatakan bila kamu ambil langkah ini kamu akan melanggar instruksi jelas Firman Tuhan dan tidak dapat mengharapkan restu ataupun berkat-Nya pada ikatan semacam itu. Semua janji Tuhan ada dalam syarat penurutan pada-Nya. {LYL 83.1} SPM 79.1

Setan berdiri siap untuk membuat pikiran dan jiwa tergila-gila untuk berjalan ke sebuah arah yang secara langsung bertentangan dengan kehendak Tuhan yang jelas, sehingga dia dapat memisahkan jiwa itu dari Tuhan, dan dia lancarkan penggodaannya dan memperoleh kendali atas pikiran dan perasaan hati. Ini adalah rencana yang telah dipelajari Setan untuk membawa jiwa-jiwa berbalik dari nasehat Yang Maha Besar, untuk mengajak pikiran mereka yang tidak mengasihi Tuhan, ataupun mencintai kebenaran. {LYL 83.2} SPM 79.2

Tuhan telah memberkatimu dengan terang yang besar, dan Tuhan berharap agar kamu mempejari kehendak-Nya, untuk dengan seksama mengikuti petunjuk yang diberikan padamu dalam FirmanNya. Kamu tergila-gila dan kamu sendiri terjerat pada kehancuranmu. Kamu punya alasan untuk bersyukur pada Tuhan setiap saat. Bergantunglah pada-Nya yang mana hikmat-Nya diberikan dalam nasehat Firman-Nya yang kudus. Dia peduli pada anak-anak-Nya, jauh lebih dari orang tua yang paling mengasihi sekalipun. Dia melihat akhir dari awalnya, dan untuk alasan ini telah meninggalkan kita janji-janji dan amaran-amaran, dan melarang anaknya untuk berjalan ke sebuah arah tertentu yang mana akan menghancurkan diri mereka sendiri. {LYL 83.3} SPM 79.3

Rasul Paulus mengirim sebuah catatan peringatan sampai waktu ini. “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya: Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau dapatkah terang bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya? Apakah hubungan bait Tuhan dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Tuhan ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umatKu. Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.” {LYL 83.4} SPM 80.1

Tuhan telah secara jelas melarang umat-Nya untuk menikah dengan orang yang tidak percaya. Tuhan tahu apa yang terbaik untuk kepentingan abadi jiwa dan untuk kebaikan mereka saat ini. Aku memperingatkan kalian untuk tidak menginjak tanah terlarangnya. {LYL 84.1} SPM 80.2

Aku dapat menceritakan padamu kasus berbeda disini yang Tuhan telah tunjukkan padaku di Eropa, yang membuat kesalahan yang sama dengan yang kamu buat sekarang, kenyataan malang yang mereka sekarang alami karena menjalin ikatan dengan seorang pendamping yang tidak beriman, terhambat dalam semua perkembangan rohani, tidak mempedulikan janji suci yang telah dibuat bahwa mereka tidak akan dalam hal apapun merintangi kesempatan beragama mereka. Apa nilai dari janji mereka itu? Janji yang paling suci dilanggar! Bagaimana bisa itu terjadi demikian, keduanya mengabdi pada jendral yang berbeda, yang satu berlawanan dengan yang lain? Lalu dimanakan harmoni yang manis itu? {LYL 84.2} SPM 80.3

Rose, perhatikan baik-baik langkahmu, jangan dengarkan janji apapun, percayalah hanya pada Firman Tuhan saja, yang akan membuatmu menjadi bijak akan keselamatan. Jangan percayai hatimu sendiri, karena hati licik melebihi segala sesuatu dan jahat sekali. Aku mengasihi jiwamu karena kamu dibeli dengan darah Yesus Kristus. Dia telah membayar sebuah harga yang mahal untuk penebusanmu, dan kamu bukan milikmu sendiri untuk memutuskan bagi dirimu dengan berpikir sendiri bahwa itu yang terbaik. Kamu harus memberikan sebuah pertanggungjawaban serius dalam penghakiman bagaimana kamu menggunakan kuasa yang diberikan Tuhan. {LYL 84.3} SPM 80.4

Hal-hal ini mengundang perenungan serius dan tindakan penuh tekad sesuai dengan arah yang jelas yang dijabarkan dalam Firman Tuhan. Sekarang adalah waktu pencobaanmu, sekaranglah waktu ujianmu, akankah kamu dapat mengusir musuhmu? Ataukah kamu akan menempatkan dirimu sendiri dalam sebuah posisi dimana kuasanya akan berlaku atas kamu? {LYL 84.4} SPM 81.1

Ini adalah sebuah pertanyaan hidup mati bagimu, semoga Tuhan membantumu untuk melihat setiap jerat Setan dan menghindarinya, dan berpegang pada Yesus dengan segenap hati, jiwa, akal budi dan kekuatan. SPM 81.2

Ellen G. White.

Letter 1, 1887 {LYL 84.5} SPM 81.3

SURAT PADA LAURA INI MENENGOK PADA PERTANYAAN MENIKAHI SEORANG YANG TIDAK PERCAYA SEPERTI HALNYA PADA ROSE SEBELUMNYA. BAHKAN BEBERAPA PERTANYAAN YANG LEBIH SPESIFIK DITANYAKAN OLEH NABI. BAGAIMANA KALIAN AKAN MENJAWABNYA JIKA KALIAN BERADA DI POSISI LAURA? {LYL 85.1} SPM 82.1

SEIRING KALIAN BACA SURAT INI, PERTANYAAN- PERTANYAAN LAIN MUNGKIN JUGA DITANYAKAN PADA SETIAP GADIS YANG MEMIKIRKAN UNTUK MEMILIKI PERNIKAHAN SEMACAM ITU. APAKAH ANDA ADIL DAN JUJUR PADA PEMUDA YANG INGIN MENIKAHI ANDA? {LYL 85.2} SPM 82.2

DALAM SURAT YANG DITERBITKAN DI TESTIMONIES VOLUME 5, ELLEN WHITE MENDEFINISIKAN ORANG TIDAK PERCAYA SEBAGAI SESEORANG YANG “YANG BELUM MENERIMA KEBENARAN YANG ADA PADA MASA KINI.” {LYL 85.3} SPM 82.3

St. Helena, Calif.

13 Februari 1885

Laura terkasih,

Aku telah mempelajari rencana pernikahanmu dengan seseorang yang tidak bersatu denganmu dalam iman beragama dan aku takut bahwa kamu tidak mempertimbangkan baik-baik masalah penting ini. Sebelum mengambil sebuah langkah yang mana akan memberikan pengaruh pada seluruh kehidupan masa depanmu, aku mendorongmu untuk memberikan hal ini pertimbangan yang matang dan penuh doa. Akankah hubungan baru ini terbukti menjadi sebuah sumber kebahagiaan sejati? Akankah ini membantumu dalam kehidupan kekristenan? Akankah itu berkenan bagi Tuhan? Akankah teladanmu menjadi sesuatu yang aman untuk diikuti yang lain? {LYL 86.1} SPM 82.4

Sebelum memberikan persetujuan dalam pernikahan, setiap wanita harus bertanya apakah dia yang mana ia akan menyatukan takdirnya adalah layak. Bagaimana kehidupan masa lalunya? Apakah hidupnya murni? Apakah kasih yang dia nyatakan mulia, bersifat mengangkat, ataukah itu semua sebuah luapan emosi? Apakah dia memiliki sifat tabiat yang akan membuatnya bahagia? Dapatkah dia menemukan kasih dan sukacita yang sejati dalam rasa sayangnya? Akankah dia dibiarkan memelihara kepribadiannya, ataukah penilaiannya dan pemikirannya harus diserahkan pada kendali suaminya? Sebagai murid Kristus, ia bukan miliknya sendiri, ia telah dibeli dengan sebuah harga. Dapatkah dia menghormati kehendak Juru Selamatnya sebagai yang terutama? Akankah tubuh dan jiwa, pikiran dan rancangan tetap dipelihara murni dan kudus? Ini adalah pertanyaan- pertanyaan yang berkaitan penting dari kesejahteraan setiap wanita yang memasuki hubungan pernikahan. {LYL 86.2} SPM 83.1

Agama diperlukan dalam rumah tangga. Hanya ini yang dapat mencegah kesalahan menyedihkan yang seringkali membuat pahit kehidupan pernikahan. Hanya dimana Kristus bertakhta disana dapat ada kasih yang mendalam dan sejati. Malaikat Tuhan akan menjadi tamu dalam rumah dan pemeliharaan mereka yang kudus akan menyucikan lembaga pernikahan. {LYL 86.3} SPM 83.2

Aku mengundangmu untuk merenungkan langkah yang akan kamu ambil. Tanyakan dirimu sendiri: “Tidak akankah seorang suami yang tidak beriman membawa pikiranku jauh dari Yesus? Dia pecinta keplesiran lebih dari mengasihi Tuhan, tidak akankah dia membawaku untuk menikmati hal-hal yang dia sukai?” Jalan menuju hidup abadi terjal dan berat. Jangan bawa beban tambahan sehingga memperlambat perjalananmu. {LYL 86.4} SPM 83.3

Tuhan memerintahkan pada Israel kuno untuk tidak menikah dengan bangsa penyembah berhala disekitarnya. Alasannya diberikan. Hikmat ilahi melihat hasil dari suatu ikatan itu memberitahu: “sebab mereka akan membuat anakmu laki-laki menyimpang dari pada-Ku, sehingga mereka beribadah kepada allah lain. Maka murka TUHAN akan bangkit terhadap kamu dan Ia akan memunahkan engkau dengan segera.” “Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya” {LYL 87.1} SPM 84.1

Dalam Perjanjian Baru ada larangan yang sama mengenai pernikahan umat Kristen dengan orang yang tidak mengenal Tuhan. “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan?” {LYL 87.2} SPM 84.2

Laura beranikah kamu mengabaikan arah yang jelas dan positif ini? Sebagai seorang anak Tuhan, bagian dari kerajaan Kristus, pembelian dari darah-Nya, bagaimana kamu dapat berhubungan dengan seseorang yang tidak mengakui kehendak-Nya? Yang tidak dikendalikan oleh roh-Nya? Perintah-perintah yang kukutip bukanlah perkataan manusia tetapi dari Tuhan. Meski pendamping pilihanmu dalam hal lain layak (yang mana sebetulnya tidak), tetapi tetap dia belum menerima kebenaran untuk masa kini, dia adalah orang yang tidak percaya, dan kamu dilarang surga untuk mempersatukan dirimu dengannya. Kamu tidak dapat tanpa membahayakan jiwamu mengabaikan perintah ilahi ini. {LYL 87.3} SPM 84.3

Kamu dapat berkata: “Tapi aku sudah memberikan janjiku, dan bagaimana aku dapat menariknya kembali?” Aku akan menjawab: Kalau kamu telah membuat sebuah janji bertentangan dengan Firman, dengan segala cara tariklah itu tanpa menunda, dan dalam kerendahan hati dihadapan Tuhan bertobatlah atas kegilaan yang telah membawamu untuk membuat janji yang gegabah itu. Jauh lebih baik menarik kembali janji semacam itu dalam takut akan Tuhan, daripada menjaganya dan dengan demikian menginjak-injak Penciptamu. {LYL 87.4} SPM 84.4

Ada dalam dunia kekristenan sebuah ketidakpedulian besar yang mengkhawatirkan atas pengajaran firman Tuhan dalam hal pernikahan umat Kristen dengan orang yang tidak percaya. Banyak orang yang mengaku mengasihi dan takut akan Tuhan memilih untuk mengikuti kebengkokan pikiran mereka sendiri daripada menjalankan nasehat dari Hikmat Ilahi. Dalam sebuah masalah yang penting menyangkut kebahagiaan dan kesejahteraan kedua pihak baik untuk dunia ini dan yang akan datang, pemikiran, penilaian dan takut akan Tuhan dikesampingkan, dan perasaan yang buta, keputusan yang keras kepala diijinkan untuk memegang kendali. {LYL 87.5} SPM 85.1

Pria dan wanita yang tidak sensitive dan gegabah akan menutup telinga mereka terhadap nasehat, mereka tuli terhadap panggilan dan amaran dari teman, kerabat dan hamba Tuhan. Ungkapan untuk berhati- hati atau peringatan dianggap sebagai sebuah tindakan campur tangan yang kurang ajar, dan teman yang setia untuk mengutarakan sebuah bantahan akan diperlakukan sebagai seorang musuh. {LYL 88.1} SPM 85.2

Semua ini terjadi seperti rencana Setan. Dia tebarkan mantranya pada jiwa dan itu menjadi terpesona dan tergila-gila. Pemikiran membiarkan jatuhnya kuasa pengendalian diri pada hawa nafsu, hasrat yang tidak kudus mengendalikan sampai terlambat, si korban terbangun pada hidup yang penuh penderitaan dan perhambaan. Ini bukan gambaran yang berasal dari imajinasi belaka, tetapi fakta cerita. Restu Tuhan tidak diberikan pada sebuah ikatan yang secara jelas telah Dia larang. {LYL 88.2} SPM 85.3

Selama bertahun-tahun aku telah menerima surat banyak orang yang telah membina pernikahan yang tidak berbahagia, dan sejarah pemberontakan yang dibukakan dihadapanku cukup membuat hati remuk. Tidak mudah untuk memutuskan nasehat macam apa yang dapat diberikan pada orang-orang malang ini, atau bagaimana sebagian kesusahan mereka boleh diringankan, tetapi pengalaman menyedihkan mereka harus menjadi sebuah peringatan bagi yang lain. {LYL 88.3} SPM 85.4

Kamu berada dibawah kewajiban suci untuk tidak mengerdilkan atau mengkompromikan iman kudusmu dengan menjalin ikatan dengan musuh Tuhan. Kalau kamu tergoda untuk mengabaikan perintah dari firman-Nya karena yang lain sudah melakukan demikian, ingatlah bahwa teladanmu akan memberikan sebuah pengaruh. Yang lain akan melakukan seperti yang sudah kamu lakukan, dan dengan demikian kejahatan ini akan meluas. {LYL 88.4} SPM 86.1

Insentif paling kuat untuk orang beriman dihadirkan dihadapan kita, motif yang paling tinggi, upah yang paling mulia. Umat Kristen seharusnya menjadi wakil Kristus, putra dan putri Tuhan. {LYL 88.5} SPM 86.2

Sekiranya Tuhan membantumu untuk menghadapi ujian dan mempertahankan integritasmu. Berpegang dengan iman pada Yesus. Jangan kecewakan Penebusmu. SPM 86.3

Dengan kasih mendalam, SPM 86.4

Ellen G. White.

Letter in Testimonies, vol. 5, hal. 361-368 {LYL 88.6} SPM 86.5