Loading...
Larger font
Smaller font
Copy
Print
Contents

Goeroe Indjil

 - Contents
  • Results
  • Related
  • Featured
No results found for: "undefined".
  • Weighted Relevancy
  • Content Sequence
  • Relevancy
  • Earliest First
  • Latest First
    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents

    BENDANG ITOELAH DOENIA

    “Maka sementara Isa berdjalan ditepi tasik Galilea dilihatnja doea orang jang bersaudara, jaitoe Simon, jang bergelar Petroes, dan saudaranja jang bernama Andereas, tengah melaboehkan poekat dalam tasik, karena kedoeanja pemoekat. Maka kata Isa kepadanja: Ikoetlah Akoe maka Akoe akan mendjadikan kamoe pemoekat orang. Maka pada ketika itoe djoega ditinggalkannja poekatnja laloe mengikoet Isa. Setelah soedah Isa berdjalan dari sana dilihatnja poela doea orang lain, jang bersaudara, jaitoe Jakoeb bin Zabdi dan saudaranja jang bernama Jahja, dalam seboeah perahoe serta dengan Zabdi, bapanja, tengah memboeboel poekatnja, laloe dipanggil Isa akan kedoeanja. Maka dengan seketika itoe djoega ditinggalkannja perahoe itoe dengan bapanja, laloe diikoetnja Isa.”1Matioes 4:18-22.GI 33.1

    Adapoen penoeroetan tjepat orang-orang ini, dengan tidak perdjandjian apa-apa dari hal gadji, adalah heran; tetapi perkataan al-Maseh adalah satoe panggilan jang mengandoeng koeasa jang tidak tertahan. Al-Maseh maoe berboeat penangkap-penangkap ikan ini mendjadi pendjala-pendjala orang-orang dari pada koeasa Iblis, serta menaroeh dia orang dalam pekerdjaan Allah. Dalam pekerdjaan ini dia orang akan mendjadi saksi-saksinja oleh mengabarkan kebenaran Allah jang tidak bertjampoer dengan pengadjaran dan ilmoe manoesia jang sesat. Oleh membiasakan segala sifat Allah, oleh berdjalan dan beker- dia dengan Dia, dia orang soedah disanggoepkan mendjadi pendjala-pendjala manoesia.GI 33.2

    Begitoelah moerid-moerid jang pertama itoe dilantikkan kepada pekerdjaan indjil. Boeat tiga tahoen lamanja dia orang bekerdja bersamasama dengan Djoeroeselamat itoe dan oleh pengadjaran-pengadjarannja akan menjemboehkan, dan toeladan jang diberikan, maka moeridmoerid itoe soedah disediakan akan memadjoekan pekerdjaan jang dimoelainja. Oleh keringkasan kepertjajaan, dan oleh pekerdjaan jang bersih dan rendah, moerid-moerid itoe soedah diadjar memikoel segala tanggoengan dalam maksoed Allah.GI 34.1

    Banjak peladjaran jang kita boleh dapat dari pada pendapatan rasoel-rasoel. Orang-orang ini ada sebagai kerasnja besi wadja sama kebenaran. Dia oranglah jang tidak maoe dialahkan atau ditawarkan. Dia orang penoeh dengan hormat dan oesaha kepada Allah, penoeh dengan maksoed dan pikiran jang moelia. Dia orang ada lemah dan tidak berdaja sebagai orang-orang jang dalam pekerdjaan sekarang ini, tetapi soedah menaroeh pengharapan jang tegoeh dalam Toehan. Kekajaan ada padanja, tetapi hanjalah dalam pendidikan pikiran dan djiwa; dan kekajaan ini boleh diperolehi oleh tiap-taip pengerdja kalau dia maoe berboeat Allah jang pertama, penghabisan, dan jang paling baik dalam segala hal. Dia orang soedah bekerdja lama akan mempeladjari peladjaran-peladjaran jang diberi oleh al-Maseh, maka pekerdjaannja poen boekan sia- sia adanja. Dia orang soedah hoeboengkan diri sama satoe pengertian jang lebih dalam, lebih tinggi, dan lebih loeas dari hal barang-barang jang kekal soepaja boleh menoendjoekkan dengan madjoe segala kekajaannja kebenaran itoe kepada satoe doenia jang miskin.GI 34.2

    Pengerdja-pengerdja jang sematjam inilah jang perloe sekarang, jaitoe, orang-orang jang maoe serahkan semoea dirinja kepada pekerdjaan jang menjatakan keradjaan Allah kepada doenia jang berbaring dalam kedjahatan. Doenia perloe sama orang-orang jang selaloe bertambah-tambah dalam pengertian dan pengenalan. Perloe sekali sama orang-orang jang boleh menggoenakan pertjitakan itoe dalam pekerdjaan jang benar, soepaja kebenaran ini boleh disiarkan kepada tiap-tiap bangsa, perkataan, dan kaoem.GI 35.1

    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents