Go to full page →

PASAL 14. - TANDA AJAIB SETAN YANG PALSU NBS 279

Perhatian saya ditujukan kepada ayat yang berikut ini yang diterapkan kepada spiritisme modern: Kol. 2:8; “Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus,” ribuan orang yang ditunjukkan kepada saya, yang sudah rusak karena filsafat ilmu phrenologi (ilmu melihat tengkorak orang dan melalui bentuk itu bakat dan watak orang ditentukan) dan ilmu sihir binatang, dan mereka itu telah ditawan oleh ketidakpercayaan. Jika pikiran terus mengikuti jalan ini, pasti kehilangan keseimbangan dan akan dikuasai oleh Setan. “Tipu daya yang tiada berguna” memenuhi pikiran manusia fana yang malang. Mereka rasa ada kuasa di dalam diri mereka untuk mencapai usaha yang besar sehingga tiada menyadari perlunya kuasa yang lebih tinggi. Prinsip dan iman mereka adalah “menurut pengajaran manusia dan menurut hikmat dunia, bukannya menurut Kristus.” NBS 279.1

Yesus tiada mengajarkan filsafat yang demikian kepada mereka. Tidak terdapat pengajaran yang demikian di dalam ajaran-Nya. Dia bukannya menujukan perhatian manusia fana yang malang kepada diri mereka sendiri, kepada kuasa yang mereka miliki sendiri. Dia selalu mengarahkan pikiran mereka kepada Allah, Khalik alam semesta, yang jadi sumber kekuatan dan kebijaksanaan bagi mereka. Pada ayat 18 amaran khusus diberikan: “Jangan seorang pun dapat mengecewakan kamu daripada pahalamu, dengan peri merendahkan diri dan dengan menyembah segala malaikat sambil berbuat di atas penglihatannya, dengan sia-sia membesarkan dirinya menurut angan-angannya.” NBS 279.2

Guru-guru spiritisme menipu kamu, dengan cara yang menyenangkan dan menarik, jika engkau mendengarkan dongengnya engkau sudah ditipu oleh seteru kebenaran dan engkau pasti akan kehilangan pahalamu. Jika sekali pengaruh penghulu penipu yang mempesonakan itu menaklukkan kamu, engkau diracuni, dan pengaruhnya yang mematikan itu memalsukan serta merusak imanmu terhadap diri Kristus Anak Allah itu, sehingga engkau tiada lagi percaya pada kuasa darah-Nya. Mereka percaya pada kuasa mereka sendiri, membiasakan kerendahan hati oleh kuasa diri sendiri, malahan rela berkorban, dan menghinakan diri sendiri, lalu menyerahkan pikirannya kepada keyakinan sia-sia yang luar biasa, serta menerima pendapat yang bukan-bukan melalui mereka yang dipercaya sebagai temannya yang sudah mati. Setan telah membutakan mata mereka sedemikian rupa dan mengacaukan pertimbangannya sehingga mereka tiada mengerti akan yang jahat; lalu mereka mengikuti petunjuk yang dikatakan berasal dari sahabat-sahabatnya yang sudah mati sekarang menjadi malaikat di dalam alam yang lebih tinggi.1 NBS 279.3

Kepada saya telah ditunjukkan bahwa kita harus dijaga dari setiap penjuru serta bersungguh- sungguh menentang anjuran dan muslihat si Setan. Dia telah mengubahkan dirinya sendiri menjadi malaikat terang serta menipu ribuan manusia lalu memperbudak mereka itu. Kesempatan yang diambil dari ilmu pengetahuan akan pikiran manusia adalah luar biasa. Ilmu pengetahuan phrenologi, ilmu jiwa, hipnotis (mesmerism) adalah cara yang digunakan yang dengan itu dia datang terang-terangan kepada generasi kini dan berusaha dengan kuasa yang menunjukkan sifat usahanya menjelang tertutupnya pintu kasihan.2 Menyerahkan Pikiran Seseorang ke Bawah Penguasaan Orang Lain NBS 279.4

Janganlah ada seorang pun patut diperkenankan menguasai pikiran orang lain, karena pendapat bahwa oleh berbuat demikian dia akan menerima untung yang lebih besar. Obat pikiran adalah salah satu muslihat yang paling berbahaya yang dipraktikkan pada diri seseorang. Perasaan lega untuk seketika lamanya mungkin dapat dirasakan, tetapi pikiran seseorang yang dikuasainya dengan cara yang demikian tidak akan pernah lagi kuat dan dapat dipercaya. Mungkin kita adalah selemah wanita yang memegang ujung jubah Kristus; tetapi jika kita menggunakan kesempatan kita yang diberikan oleh Allah untuk datang pada-Nya dalam iman, Dia akan menyambut kita secepat Dia menjawab jamahan iman wanita itu. NBS 279.5

Bukanlah rencana Allah bagi seseorang manusia untuk menyerahkan pikirannya kepada manusia lainnya. Kristus yang bangkit itu, yang sekarang duduk di atas takhta di sebelah kanan Bapa, adalah Tabib yang mahakuasa. Mintalah daripada-Nya kuasa penyembuhan. Melalui Dia sajalah orang berdosa dapat menghampiri Allah sebagaimana mereka ada. Sekali-kali mereka tidak pernah dapat datang, kepada Allah melalui pikiran manusia. Manusia sekali-kali tidak boleh menyela di antara pesuruh semawi dengan orang yang menderita. NBS 280.1

Masing-masing patutlah bekerja sama dengan Allah dalam menuntun pikiran orang lain kepada-Nya. Ceritakanlah kepada mereka dari hal rahmat dan kuasa Dia. Tabib yang paling besar yang pernah diketahui oleh dunia. NBS 280.2

Kami tidak pernah meminta padamu supaya engkau menyerahkan dirimu sendiri ke bawah kuasa manusia mana pun. Obat pikiran yang seperti ini adalah ilmu pengetahuan yang paling jahat yang pernah diajarkan. Setiap makhluk yang jahat dapat menggunakannya dalam melaksanakan muslihat yang jahat. Kita janganlah ada hubungan dengan ilmu pengetahuan yang demikian. Kita harus takut bersangkutan dengannya. Sama sekali janganlah ada prinsip yang daripadanya masuk ke dalam lembaga mana pun.3 NBS 280.3

Kelalaian dalam doa menyebabkan orang mulai berharap pada kuasanya sendiri, dan membuka pintu bagi pencobaan. Di dalam banyak hal angan-angan disibukkan oleh penyelidikan ilmu pengetahuan, dan manusia menyombongkan karena menyadari akan kuasanya sendiri. Ilmu pengetahuan yang mempelajari pikiran manusia sangat diagung-agungkan. Memang hal itu baik bila pada tempatnya; tetapi ilmu ini telah dikacaukan oleh Setan dan digunakan menjadi alatnya menipu serta merusak jiwa-jiwa. Kelihatannya ini diterima seolah-olah berasal dari surga, dengan demikian Setan disembah lalu dia pun senang. Dunia yang dianggap beroleh banyak faedah dari ilmu pengetahuan phrenologi dan mantera binatang, tiada yang lebih jahat daripada yang sekarang ini. Melalui ilmu seperti ini, kebajikan dibinasakan, lalu landasan spiritisme pun dibentangkan.4 NBS 280.4