Loading...
Larger font
Smaller font
Copy
Print
Contents

Nasihat Penatalayanan

 - Contents
  • Results
  • Related
  • Featured
No results found for: "".
  • Weighted Relevancy
  • Content Sequence
  • Relevancy
  • Earliest First
  • Latest First
    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents

    Dua Dinar Perempuan Janda

    Yesus berada di halaman kaabah dimana terdapat peti persembahan, dan Ia memperhatikan orang-orang yang datang memasukkan pemberian-pemberian mereka. Banyak dari orang kaya membawa jumlah pemberian yang mereka berikan dengan hati yang sangat bangga. Yesus memperhatikan mereka dengan perasaan sedih, tetapi tidak memberikan pernyataan terhadap pemberian mereka yang dengan suka hati itu. Ketika itu juga wajahNya berseri ketika Ia melihat seorang perempuan janda dengan ragu-ragu mendekati tempat itu seakan-akan ia takut akan diperhatikan orang lain. Pada waktu orang-orang kaya dan para bangsawan memberikan pemberian- pemberian mereka ia mundur. Namun ia rindu melakukan sesuatu, walau-pun sangat kecil, bagi pekerjaan yang ia cintai. Ia melihat kepada pemberian yang ada pada tangannya. Pemberian itu sangat kecil jika dibandingkan dengan pemberian-pemberian mereka yang berada di sekitarnya. Namun itulah seluruh miliknya. Menunggu kesempatannya, dengan cepat-cepat ia masukkan dua dinarnya, lalu pergi. Tetapi tiba-tiba ia melihat mata Yesus, yang diarahkan padanya.NP 99.5

    Juruselamat memanggil murid-muridNya, dan minta mereka memperhatikan kemiskinan perempuan janda ini. Lalu kata-kata pujianNya sampai kepada telinganya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang itu.” Air mata kegembiraan memenuhi matanya apabila ia merasa bahwa perbuatannya dimengerti dan dihargai. Banyak orang jika melihat hal ini akan menasihati dia agar dua dinar itu disimpan saja untuk kebutuhannya, daripada diberikan ke dalam tangan imam-imam yang telah kenyang, dan pemberian yang sedikit itu akan hilang di antara pemberian-pemberian yang besar jumlahnya yang dibawa orang ke dalam perbendaharaan. Tetapi Yesus mengerti itikadnya. Ia percaya pelayanan kaabah sebagai satu hal yang ditetapkan Allah, dan ia rindu berbuat sekuat kemampuannya untuk membantu pelayanan itu. Ia telah perbuat apa yang ia dapat perbuat dan perbuatannya menjadi suatu tugu untuk mengenangnya sepanjang zaman dan kegembiraannya di dalam sorga. Hatinya diserahkan bersama pemberiannya. Harganya dinilai, bukan oleh nilai mata uang, tetapi oleh kasih kepada Allah dan perhatian pada pekerjaanNya yang mendorong perbuatannya ini.NP 100.1

    Yesus berkata mengenai perempuan janda yang miskin ini, “Ia telah memberi lebih banyak daripada semua orang itu”. Orang-orang kaya telah memberi dari segala kelimpahan mereka. Banyak dari antara mereka dihormati dan dihargai oleh banyak orang. Sumbangan mereka yang banyak tidaklah merampas kesenangan atau kemewahan mereka, mereka tidak perlu berkorban, dan pemberian itu tak dapat dibandingkan nilainya dengan dua dinar ‘milik perempuan janda itu.NP 100.2

    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents