Loading...
Larger font
Smaller font
Copy
Print
Contents

Goeroe Indjil

 - Contents
  • Results
  • Related
  • Featured
No results found for: "undefined".
  • Weighted Relevancy
  • Content Sequence
  • Relevancy
  • Earliest First
  • Latest First
    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents

    OETJAPAN JANG NJATA

    Apabila kamoe bitjara, biarlah tiap-tiap perkataan itoe penoeh dan boendar, dan tiap-tiap kalimat itoe terang dan njata sampai kepada perkataan jang penghabisan. Banjak sekali orang jang bitjara apabila dekat sama hoedjoengnja satoe kalimat lantas toeroenkan soearanja sehingga maksoed pikiran itoe mendjadi hilang. Perkataan-perkataan jang patoet dioetjapkan, haroes dioetjapkan dalam satoe soeara jang terang dan njata, dan dengan tekanan dan perasaan. Tetapi sekali-kali djangan tjari perkataan-perkataan jang soesah sebagai maoe toendjoekkan dirimoe orang terpeladjar. Semakin ringkas perkataanmoe, maka lebihlah orang mengertinja.GI 124.1

    Hai orang-orang moeda, laki-laki dan perempoean, adakah satoe kerindoean jang ditaroeh Allah dalam hatimoe akan bekerdja bagainja? Kalau begitoe baiklah beladjar memakai soearamoe dengan sebaik-baiknja, soepaja engkau bisa njatakan kebenaran jang engkau bawa dengan terang kepada orang lain. Djanganlah biasakan dirimoe minta do'a dengan soeara jang tidak kedengaran sehingga perloe mendapat seorang penjalin. Minta do'alah dengan ringkas, tetapi dengan terang dan njata. Akan menoeroenkan soeara itoe sehingga tidak kedengaran, boekanlah kesaksian dari kerendahan hati.GI 124.2

    Kepada semoea orang jang berangan-angan akan mendjadi pendeta dalam ladang Toehan, saja maoe bilang, Tjobalah dengan seboleh-bolehnja akan menjempoernakan bitjaramoe. Minta- lah Allah akan menolong engkau akan mentjapai toedjoean jang besar ini. Waktoe koempoelan, kapan minta do'a, ingatlah jang engkau sedang menghadap Allah, maka Dia ingin soepaja engkau bitjara dengan baik sehingga semoea orang jang hadir itoe bisa mendengar dan bisa melajangkan pemohonannja bersama do'amoe. Satoe permintaan do'a jang dioetjapkan dengan tiada tentoe boekanlah mendatangkan kemoeliaan kepada Allah atau berboeat kebaikan kepada jang mendengar. Biarlah soeroehan indjil dan semoea orang jang minta do'a dalam koempoelan itoe beladjar minta do'a dalam satoe djalan jang boleh memoeliakan nama Allah dan memberikan kebaikan kepada jang hadir. Biarlah dia orang bitjara dengan pelahan tetapi terang, dan dalam soeara jang njata kepada semoea soepaja orang banjak boleh oetjapkan Amin bersama-sama.GI 124.3

    * * * * *

    Beberapa dari antara pendeta-pendeta kita jang pandai ada mendatangkan keroesakan atas dirinja dalam peri hal lakoe jang koerang baik waktoe bitjara. Sedang mengadjar orang banjak akan menoeroet taurat Allah, haroeslah dia orang djangan melanggar hoekoem-hoekoem Allah tentang kesehatan dan hidoep. Pendeta-pendeta haroes berdiri tegak, bitjara pelahan, tetap, dan njata, serta bernafas dalam pada tiap-tiap kalimat, dan mengeloearkan perkataan-perkataan itoe dengan gerakannja peroet. Kalau dia orang menoeroet atoeran jang ringkas ini, serta mengikoeti hoekoem-hoekoem kesehatan jang lain, boleh djadi dia orang mendjaga hidoep dan kegoenaannja lebih pandjang dari pada orangorang jang dalam pekerdjaan lain. Dadanja akan lebih lebar, jang bitjara itoe djarang mendjadi bersoeara serak oleh sebab selaloe bitjara. Dengan memakai pendjagaan, maka pendeta-pendeta itoe ta'oesah takoet mendjadi sakit dada, tetapi dia orang boleh mengalahkan segala apa jang mendatangkan sakit batoek kering.GI 125.1

    Kalau pendeta-pendeta tidak mendidik mereka itoe akan bitjara setoeroet atoeran kesehatan, maka dia orang nanti mengoerbankan hidoepnja dan banjak orang nanti berdoeka tjita lantaran meninggalnja “orang sjahid karena kebenaran itoe;” akan tetapi lantaran jang sebenarnja ialah oleh bersoeka hati dalam adat jang ta'baik: dia orang tidak berlakoe adil sama dirinja dan kepada kebenaran jang dia orang njatakan, serta merampok Allah dan doenia dari pada pekerdjaan jang dia orang boleh berikan. Allah ingin sekali soepaja dia orang hidoep, tetapi dia oranglah jang soedah memboenoeh diri dengan perlahan-lahan.GI 126.1

    Peri hal memberikan kebenaran itoelah jang seringkali lebih menentoekan kalau dianja akan diterima atau tidak. Semoea orang jang bekerdja dalam pekerdjaan dari pembaharoean jang besar itoe haroes beladjar bagaimana akan mendjadi pengerdja-pengerdja jang tjakap, dan soepaja dia orang boleh memberikan kebaikan dengan seboleh-bolehnja, dan boekan mengoerang- kan kekoeatannja kebenaran itoe oleh kekoerangan bahasanja.GI 126.2

    Pendeta dan goeroe haroes biasakan dirinja akan bitjara dengan terang dan njata, serta mengeloearkan soeara jang penoeh dalam tiap-tiap perkataan. Orang-orang jang bitjara dengan lekas dari pada kerongkongan dalam katjauan bahasa, serta bersoeara tinggi, tentoe sadja tidak lama akan mendjadi serak soearanja dan begitoe perkataan-perkataan itoe mendjadi kehilangan setengah dari pada koeasanja kalau sadja dioetjapkan dengan perlahan, njata, dan tidak begitoe koeat. Perasaan kasihan dari antara jang mendengarnja akan timboel; karena dia orang tahoe bahwa dia orang berboeat keroesakan bagainja, dan takoet kalau sadja djatoeh dengan tiba-tiba. Boekanlah gerakan dan isarat jang gila itoe djadi satoe kesaksian jang menoendjoekkan dia ada bekerdja radjin bagai Allah. “Karena pembiasaan toeboeh itoe sedikit sadja goenanja,”11 Timotioes 4:8. katanja rasoel Paoeloes.GI 127.1

    Peneboes doenia ini maoe soepaja pegawaipegawainja meniroe Dianja; dan apabila satoe orang manoesia berdjalan lebih dekat sama Allah, maka makin lebih sempoernalah bahasa, kelakoean, keadaan, dan gerakannja. Kelakoean jang kakoe dan kasar tidak kelihatan pada toeladan kita, Isa Al-Maseh, oetoesan soerga, maka segala pengikoetnja haroes meniroe Dia.GI 127.2

    Ada berapa orang jang pikir bahwa oleh sebab keadaan jang loear biasa, maka Toehan nanti mentjakapkan seorang akan bitjara dengan per- tolongan Roh Soetjinja; akan tetapi Dia tidak nanti berboeat satoe pekerdjaan jang soedah diserahkannja kepada manoesia itoe. Dia soedah berikan sama kita koeasa berpikir dan segala waktoe jang baik akan mendidik pikiran dan kelakoean. Dan sesoedah kita berboeat dengan seboleh-bolehnja goena diri kita, serta memakai segala waktoe jang kita boleh dapat, maka lantas kita boleh memandang kepada Allah dengan permintaan do'a soepaja Roh Soetjinja berboeat barang jang kita tidak boleh perboeat.GI 127.3

    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents