Loading...
Larger font
Smaller font
Copy
Print
Contents

Goeroe Indjil

 - Contents
  • Results
  • Related
  • Featured
No results found for: "undefined".
  • Weighted Relevancy
  • Content Sequence
  • Relevancy
  • Earliest First
  • Latest First
    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents

    MENGOEMPOELKAN BOEAH-BOEAH — SATOE MIMPI

    Dalam satoe mimpi jang diberikan padakoe tanggal 29, September 1886, saja sedang berdjalan dengan satoe koempoelan orang-orang jang mentjari boeah-boeah. Dalam koempoelan itoe banjaklah pemoeda-pemoeda, laki-laki dan perempoean. jang akan menolong mangoempoelkan boeah-boeah itoe. Kita sebagai ada dalam soeatoe kota, karena disana hanja sedikit sadja tanah kosong; tetapi keliling kota itoe adalah ladangladang jang loeas, dan rombongan-rombongan kajoe jang bagoes, dan keboen jang ditanami. Satoe gerobak jang besar jang berisi makanan bagai koempoelan kita itoe soedah pergi dihadapan kita.GI 193.1

    Tidak lama gerobak itoe poen berhentilah, dan koempoelan itoe soedah bertjerai-berai kepada tiap-tiap pendjoeroe akan mentjari boeah-boeah. Keliling gerobak itoe banjaklah semak jang tinggi dan rendah jang berboeah kemoenting besar dan bagoes; tetapi koempoelan itoe soedah pergi mentjari terlaloe djaoeh sehingga soesah melihatnja. Saja soedah moelai mengoempoelkan boeah-boeah jang dekat itoe, tetapi dengan hati-hati, karena takoet kalau memetik boeah mentah jang soedah bertjampoer dengan boeah jang masak itoe, sehingga saja bisa memetik hanja satoe-doea sadja dari pada satoe tandan.GI 193.2

    Beberapa dari pada boeah kemoenting jang baik dan bagoes itoe soedah djatoeh ketanah, dan soedah separoeh dimakan oleh oelat dan serang- ga. “0h” pikirkoe, “kalau sadja ladang ini lebih lekas dimasoeki doeloe, tentoe semoea boeahboeah jang mahal ini boleh diselamatkan! Tetapi sekarang ini soedah terlaloe kasip. Tetapi saja maoe memetiknja djoega dari pada tanah dan melihat kalau masih ada jang baik dari padanja. Meskipoen semoea kemoenting itoe soedah roesak sedikitnja saja bisa toendjoekkan apa dia orang boleh mendapat kalau sadja dia orang tidak terlaloe lalai datang.”GI 193.3

    Pada ketika itoe doea atau tiga dari pada koempoelan itoe soedah melantjoeng ketempatkoe. Dia orang sedang beromong-omong dan roepanja dia orang sedang dalam pembitjaraan jang penting. Melihat sama saja, dia orang soedah bilang, “Kita soedah tjari dimana-mana, tetapi tidak bisa mendapat boeah-boeah.” Dia orang lantas tertjengang melihat boeah jang koekoempoelkan itoe. Saja soedah bilang, “Masih banjak lagi boeah jang akan dikoempoelkan dari pada semak-semak ini.” Dia orang soedah moelai memetik, tetapi lantas berhenti dan berkata, “Hal ini tidaklah adil, engkaulah jang soedah lebih doeloe mendapat tempat ini, dan boeah-boeah ini adalah engkau poenja.” Tetapi sahoetkoe, “Tidak djadi apa. Koempoelkanlah dimana sadja engkau bisa mendapat, karena inilah ladangnja Allah dan boeah-boeah ini poen adalah miliknja; engkau ada hak akan memetiknja.”GI 194.1

    Tidak lama kemoedian saja roepanja soedah mendjadi sendirian. Sebentar-sebentar saja menengar soeara bitjara dan tertawa digerobak itoe. Saja soedah teriakkan kepada orang-orang jang disitoe, “Apakah engkau berboeat disitoe?” Dia orang mendjawab, “Ivita tidak bisa mendapat kemoenting, dan sedang kita ada penat dan lapar, kita pikir lebih baik pergi kegerobak itoe dan makan barang sedikit hidangan. Sesoedah mengasoeh sebentar, kita nanti pergi lagi keloear.”GI 194.2

    “Tetapi,” sahoetkoe, “engkau beloem membawa apa-apa kesitoe. Engkau sedang memakan semoea bekal kita, dengan tiada memberikan kita jang lain. Saja tidak bisa makan sekarang, karena banjak lagi boeah-boeah jang akan dipetik. Engkau tidak bisa dapat sebab engkau tidak melihat dengan betoel. Boekannja ia tergantoeng diatas sebelah loear dari pada semak itoe; engkau mesti tjari dianja. Betoel, engkau tidak bisa memetik dengan penoeh tangan; tetapi oleh melihat dengan betoel diantara kemoenting jang hidjau itoe, maka engkau akan mendapat boeah-boeah jang baik sekali.”GI 195.1

    Emberkoe jang ketjil itoe soedah lekas penoeh dengan kemoenting; dan lantas koebawa kepada gerobak itoe. Saja bilang, “Inilah boeah-boeah paling baik jang saja pernah petik, dan saja soedah koempoelkan ini dekat dari disini, sedang kamoe soedah penatkan diri mentjari disatoe tempat jang djaoeh dengan tiada bergoena.”GI 195.2

    Lantas semoea soedah datang akan melihat boeah-boeahkoe. Dia orang soedah bilang, “Inilah kemoenting dari pada semak-semak jang tinggi, tetapi elok dan baik. Kita pikir tidak bisa mendapat apa-apa dari semak-semak jang tinggi, sebab itoe kita soedah memboeroe semak-semak jang rendah sadja, dan kita hanja mendapat beberapa ini sadja.”GI 195.3

    Lantas katakoe, “Maoekah engkau mendjagakemoenting ini, dan lantas pergi bersama saja akan mentjari boeah-boeah lagi disemak jang tinggi itoe?” Tetapi dia orang tiada bikin persediaan apa-apa akan mendjaga boeah-boeah itoe. Disana banjak sekali pinggan dan karoeng, tetapi semoeanja soedah digoenakan djadi tempatnja makanan. Saja tidak menoenggoe lebih lama lagi dan bertanja kemoedian, “Boekankah engkau datang akan mengoempoelkan boeah-boeah? Kalau begitoe kenapakah engkau tiada sedia akan mendjaganja?”GI 196.1

    Satoe soedah mendjawab, “Zuster White, sebetoelnja kita tiada berharap akan mendapat banjak boeah-boeah dimana ada banjak roemah, dan begitoe riboet; tetapi sebab engkau ada begitoe kepingin akan mengoempoelkan boeah-boeah maka kita soedah poetoeskan akan toeroet bersama engkau. Kita sengadja bawa tjoekoep makanan akan goena senangkan diri kalau kita tidak memetik boeah-boeah.”GI 196.2

    Saja soedah djawab, “Saja tidak bisa mengerti dari hal pekerdjaan ini. Saja maoe pergi kembali sama semak-semak itoe. Hari soedah moelai habis, dan malam akan datang dimana kita tidak boleh mengoempoelkan boeah lagi.” Reberapa dari antaranja soedah toeroet pergi bersama saja, tetapi jang lain-lain soedah tinggal dekat gerobak akan makan.GI 196.3

    Dalam satoe tempat beberapa orang soedah berkoempoel, sedang asik bitjarakan dari satoe hal. Saja soedah dekati, dan dapat lihat bahwa satoe anak ketjil jang ada dalam tangan iboenja soedah menarik perhatiannja. Saja bilang, “Engkau hanja ada sedikit waktoe sadja, dan lebih baiklah engkau bekerdja selagi boleh.”GI 197.1

    Perhatian banjak orang soedah tertarik poela oleh satoe djedjaka dan satoe gadis jang berlomba kegerobak itoe. Sesoedah sampai disana, dia orang soedah doedoek dan mengasoeh oleh sebab penat. Jang lain-lain poen soedah baringkan dirinja diatas roempoet akan mengasoeh.GI 197.2

    Begitoelah hari itoe soedah laloe dengan tiada berboeat banjak. Kemoedian saja soedah berkata, “Saudara-saudara, engkau bilang bahwa inilah satoe angkatan jang djanggal. Kalau beginilah djalanmoe bekerdja, saja tidak heran kenapa engkau koerang madjoe. Adapoen kemadjoean atau kedjanggalanmoe, ada bergantoeng atas djalan engkau berboeat pekerdjaan itoe. Disini ada banjak kemoenting; karena saja telah mendapatnja. Beberapa dari padamoe soedah mentjari semak-semak jang rendah itoe dengan sia-sia; jang lain hanja mendapat beberapa sadja; tetapi semak-semak jang tinggi itoe soedah dilewatkan karena engkau tidak berharap mendapat boeahboeah dari padanja. Engkau lihat bahwa boeah jang saja koempoelkan itoe ada besar dan masak. Dalam sedikit waktoe lagi kemoenting-kemoenting jang lain itoe akan masak, dan kita boleh pergi kembali kesitoe. Inilah djalan jang dia- djarkan kepadakoe akan mengoempoelkan boeahboeah. Kalau engkau mentjari boeah-boeah dekat gerobak itoe, tentoe sadja engkau mendapat boeah-boeah seperti saja.GI 197.3

    “Peladjaran jang engkau berikan hari ini kepada orang-orang jang moelai beladjar akan mengerdjakan pekerdjaan ini, nanti akan ditiroenja. Toehan soedah taroehkan semak-semak jang berboeah ini diantara tempat-tempat jang berpendoedoek sesak, dan Dia berharap soepaja engkau mentjarinja. Tetapi engkau telah menggoenakan waktoemoe terlaloe banjak boeat makan dan senangkan dirimoe. Engkau boekan datang kepada ladang itoe dengan satoe ketentoean hati akan mentjari boeah-boeah.GI 198.1

    “Moelai dari sini engkau mesti bekerdja dengan lebih radjin dan tekoen, dan dengan satoe toedjoean jang lain dihadapanmoe, kalau engkau ingin oesahamoe itoe tidak mendjadi sia-sia. Oleh bekerdja dalam djalan jang benar, engkau akan mengadjar pengerdja-pengerdja jang moeda itoe bahwa perkara makan dan senangkan diri itoe hanja perkara ketjil sadja. Akan membawa gerobak bekal ketempat itoe soesahlah adanja, tetapi engkau soedah pikirkan lebih banjak dari hal bekal dari pada boeah-boeah jang engkau bawa keroemah sebagai tanda oesahamoe itoe. Engkau haroes radjin, pertama akan memetik kemoenting-kemoenting jang dekat padamoe, lantas akan mentjari jang lebih djaoeh; sesoedah itoe engkau boleh balik dan bekerdja lagi didekatmoe, dan dengan begitoe engkau nanti madjoe.”GI 198.2

    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents