Loading...
Larger font
Smaller font
Copy
Print
Contents

Goeroe Indjil

 - Contents
  • Results
  • Related
  • Featured
No results found for: "undefined".
  • Weighted Relevancy
  • Content Sequence
  • Relevancy
  • Earliest First
  • Latest First
    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents

    TJINTANJA ALLAH

    Oleh tjinta Allah maka kekajaannja kemoerahan al-Maseh soedah diletakkan dihadapan geredja dan doenia. “Karena demikianlah kasih Allah akan doenia ini, sehingga dikaroeniakannja Anaknja jang toenggal, soepaja barang siapa jang pertjaja akan Dia itoe djangan binasa melainkan mendapat hidoep jang kekal.”1Jahja 3:16. Inilah soeatoe ketjintaan jang sangat adjaib dan jang tidak terdoega, jang soedah mendjadikan al-Maseh mati bagai kita sedang berdosa! Tentoe sadja djiwa jang mengerti permintaannja taurat merasa kehilangan besar karena tidak mengenal bahwa dimana ada banjak dosa, disitoe djoega banjak kasihannja al-Maseh!GI 222.1

    Apabila ditoendjoekkan sebagaimana mestinja, maka taurat itoe nanti menjatakan tjinta Allah. Tetapi tiadalah heran kalau hati itoe tidak dipetjahkan oleh kebenaran itoe apabila hal itoe diberikan dalam satoe keadaan jang dingin dan mati; tidak heran poela sehingga pertjaja itoe tidak berkoeasa sama perdjandjian Allah, kapan pendeta-pendeta itoe tidak njatakan perhoeboengan Isa dengan taurat.GI 222.2

    Beberapa pengerdja dalam ladangnja Allah terlaloe sedia menghoekoemkan orang-orang berdosa; dia orang soedah tjampakkan kebelakang tjintanja Bapa jang memberikan Anaknja mati bagai bangsa itoe. Tetapi biarlah goeroe kebenaran itoe menerangkan kepada orang berdosa apa sebetoelnja Allah, jaitoe, satoe Bapa jang menoenggoe dengan rindoe akan menerima anak jang hilang itoe, boekan maoe tjampakkan toedoehan marah, melainkan menjediakan satoe perdjamoean akan mendjempoet kembalinja. O kalau sadja kita semoea boleh beladjar djalannja Toehan dalam menangkap djiwa-djiwa!GI 223.1

    Allah maoe tarik pikirannja orang banjak dari pada tempelakannja bahasa jang beratoer kepada satoe pertobatan jang lebih dalam, lebih tinggi, lebih bersih, dan lebih moelia. Tetapi seringkali bahasanja manoesia itoe hampir-hampir mematikan terang jang diingini Allah bertjahaja dengan terang akan menentoekan dalam hati orang bahwa Toehan dari sekalian kedjadian ada lajak mendapat segala kepoedjian dan kemoeliaan, sebab Dialah Chalik dari pada sekaliannja.GI 223.2

    Beberapa pendeta bersalah dalam chotbahnja oleh mendatangkan perbantahan sadja. Orang jang mendengar sama pengadjaran itoe, ada tergerak hatinja oleh keterangan-keterangan jang dikeloearkan; lantas, kalau al-Maseh ditoendjoekkan sebagai peneboesnja doenia, maka benih jang ditaboerkan itoe tentoe toemboeh dan berboeah bagai kemoeliaan Allah. Tetapi seringkali salibnja al-Maseh itoe diketjoealikan dari pada orang banjak. Siapa tahoe kalau beberapa dari padanja akan mendengar chotbah jang paling penghabisan dalam hidoepnja? Dan kalau waktoe itoe hilang, maka hilanglah boeat selama-lamanja. Kalau sadja al-Maseh dan tjintanja jang meneboes itoe dimashoerkan dalam pengadjaran kebenaran itoe, boleh djadi orang-orang ini masih boleh diselamatkan.GI 223.3

    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents